Rabu, 22 Desember 2010

produk penjualan

Produk:


kerupuk rambak-kerupuk kedelai




Kerupuk rambak ini terbuat dari tepung terigu,tepung tapioka,bawang putih,garam,penyedap rasa dan kedelai yang di olah menjadi satu bahan – bahan yang di gunakan di campir menjadi satu sehingga bisa menjadikan kerupuk ini secara renya.

harga:

Harga perbungkusnya 6000/bungkusnya karena kerupuk ini tidak di jual secara satu-satu kerupuk ini cara penjualannya perbungkus yang berisi 30 kerupuk.


Tempat:

cinere Depok blok karang tengah karena tempat yang di pilih sangat strategis dan banyak di lalui banyak orang dan mudah di lihat.


Kemasan:

terbuat dari plastik karena kemasan di buat dari plastik agar bisa melindungi terjadinya terkenanya air agar tidak melepes dan tetap renya.


Warna:

kemasan putih bening agar kerupuk yang di jual bisa telihat dan di ketahui isinya dan warna kerupuknya juga putih maru tanpah bahan pewarna karena menggunakan warna alami yang terkandung di dalam kerupuk yang di produksi


bahan-bahan:

  • tepung terigu

  • tepung tapioka

  • bawang putih

  • garam

  • penyedap rasa

  • kacang kedelai


keaman:

kerupuk ini di konsumsi untuk semua kalangan kecuali balita jangan terlalu kebanyakan bisa mengakibatkan penyakit radang karena yang banyaknya terkandung minyak yang ada di dalam kerupuk tersebut kerupuk ini tdak mengandung bahan yang berbahaya seperti perna atau pengawet sehingga kerupuk ini aman untuk di konsumsi.


Kemudahan penggunaan:

kerupuk ini sebagai pelengkap makanan seperti bakso,mie ayam,nasi goreng dan bubur ayam.


Kemudahan keaamanan:


kemasan plastik tersebut mempunyai cantolan sehingga mudah untuk di bawah dan simpel meski plastik pembungkus kerupuk rentan sobek.


Motif:


kerupuk yang di tawar berbedah dengan kerupuk lain karena kerupuk yang di jual adalah kerupuk yang terbuat dari campuran sayuran sehingga kerupuk tersebut berbedah dengan kerupuk udang,kulit dan ikan


bentuk kerupuk:


bentuk kerupuk yaitu segi panjang yang di potong-potong tipis seperti kerupuk ikan.


Promosi:


promosi yang di gunakan melalui internet dan keliling dari rumah kerumah karena tidak membutuhkan biaya yang sangat besar tidak seperti media massa yang membutuhkan biaya yang sangat besar dengan media internet dan keliling bisa menghemat dalam mempromosikan produk yang di tawarkan.

Selasa, 23 November 2010

usaha kecil menengah



kerupuk rambak-kerupuk kedelai

Kerupuk rambak ini terbuat dari tepung terigu,tepung tapioka,bawang putih,garam,penyedap rasa dan kedelai. Harga perbungkusnya 6000/bungkusnya krupuk ini enak banget dan seru banget rasanya, apalagi jika di makan dengan masakan yang berkua terasa banget nikmatnya.




Faktor yang bisa di kendalikan:

  • bahan-bahan baku yang telah tersedia sehingga dalam produksi kerupuk ini bisa di kendalikan dengan ke stabilan sehingga tetap berjalan sesuai kapasitas yang telah di tentukan perusahan tersebut.
  • Tenaga kerja yang sudah menetap di perusahaan kerupuk ini sehingga mereka tahu bagaimana memproduksi kerupuk yang konsumen inginkan
  • Upa/gaji sesuai dengan tingkat kerja dalam waktu memproduksi kerupuk yang di tentukan seperti kerja tmbahan di luar jam kerja.

Faktor yang tidak bisa di kendalikan:

  • Seperti iklim cuaca yang tidak bisa dikendalikan bila dengan keada’an kemarau kerupuk ini bisa di produksi lebih banyak karena masa penjemurannya sangat cepat dan sebaliknya jika musim hujan kerupuk ini produksi menurun karena masa penjemuran dalam pengeringan kerupuk ini lambat sehingga pengusaha kerupuk membutuhkan waktu yang cukup lama dalam masa penjemuran
  • Ekonomi adanya krisis global yang memaksakan bahan baku untuk membuat kerupuk rambak-kerupuk kedelai yang harganya cukup mahal sehingga adanya sebuah kenaikan dalam harga jual untuk mengimbangi pendapatan tentang produksi penjualan kerupuk ini sehingga konsumen berkurang membeli kerupuk ini karena mahalnya tingkat harga yang di tawarkan.
  • Penyakit terkenanya radang tergorokan kalau mengkonsumsi terlalu banayak untuk menghindari penyakit radang tenggorakan kita mengkonsumsi kerupuk sewajarnya saja meski terasa nikmat.
  • Pemerintah mahalnya pembayaran pajak yang telah di tentukan oleh pemerintah sehingga pengusaha kerupuk ini harus membayarnya dengan rutin agar produksi kerupuk ni bisa berjalan dengan lancar.

Faktor persaingan yang mempengaruhi usaha tersebut:

banyaknya pengusaha kerupuk yang sudah terkenal seperti kerupuk udang dan kerupuk kulit meberikan persaingan yang cukup solid karena kerupuk ini sudah di kenal di masyarakat.

Dengan adanya kerupuk rambak-kerupuk kedelai ini, kerupuk ini memberikan inovasi yang baru sehingga masyarakat rasa pengen tau kerupuk yang di buat dari kacang kedelai.

Untuk menghadapi persaingan usaha kerupuk ini kerupuk rambak-kerupuk kedelai di buat dari kacang kedelai berbeda dengan yang lain.

Kerupuk rambak ini terbuat dari tepung terigu,tepung tapioka,bawang putih,garam,penyedap rasa dan kedelai. Harga perbungkusnya 6000/bungkusnya krupuk ini enak banget dan seru banget rasanya, apalagi jika di makan dengan masakan yang berkua terasa banget nikmatnya.

Faktor yang bisa di kendalikan:

  • bahan-bahan baku yang telah tersedia sehingga dalam produksi kerupuk ini bisa di kendalikan dengan ke stabilan sehingga tetap berjalan sesuai kapasitas yang telah di tentukan perusahan tersebut.
  • Tenaga kerja yang sudah menetap di perusahaan kerupuk ini sehingga mereka tahu bagaimana memproduksi kerupuk yang konsumen inginkan
  • Upa/gaji sesuai dengan tingkat kerja dalam waktu memproduksi kerupuk yang di tentukan seperti kerja tmbahan di luar jam kerja.

Faktor yang tidak bisa di kendalikan:

  • Seperti iklim cuaca yang tidak bisa dikendalikan bila dengan keada’an kemarau kerupuk ini bisa di produksi lebih banyak karena masa penjemurannya sangat cepat dan sebaliknya jika musim hujan kerupuk ini produksi menurun karena masa penjemuran dalam pengeringan kerupuk ini lambat sehingga pengusaha kerupuk membutuhkan waktu yang cukup lama dalam masa penjemuran
  • Ekonomi adanya krisis global yang memaksakan bahan baku untuk membuat kerupuk rambak-kerupuk kedelai yang harganya cukup mahal sehingga adanya sebuah kenaikan dalam harga jual untuk mengimbangi pendapatan tentang produksi penjualan kerupuk ini sehingga konsumen berkurang membeli kerupuk ini karena mahalnya tingkat harga yang di tawarkan.
  • Penyakit terkenanya radang tergorokan kalau mengkonsumsi terlalu banayak untuk menghindari penyakit radang tenggorakan kita mengkonsumsi kerupuk sewajarnya saja meski terasa nikmat.
  • Pemerintah mahalnya pembayaran pajak yang telah di tentukan oleh pemerintah sehingga pengusaha kerupuk ini harus membayarnya dengan rutin agar produksi kerupuk ni bisa berjalan dengan lanc

Faktor persaingan yang mempengaruhi usaha tersebut

banyaknya pengusaha kerupuk yang sudah terkenal seperti kerupuk udang dan kerupuk kulit meberikan persaingan yang cukup solid karena kerupuk ini sudah di kenal di masyarakat.

Dengan adanya kerupuk rambak-kerupuk kedelai ini, kerupuk ini memberikan inovasi yang baru sehingga masyarakat rasa pengen tau kerupuk yang di buat dari kacang kedelai.

Untuk menghadapi persaingan usaha kerupuk ini kerupuk rambak-kerupuk kedelai di buat dari kacang kedelai berbeda dengan yang lain.

Rabu, 03 November 2010

perencanaan pemasaran makro(artikel bebas)

Perencanaan pemasaran mikro
Deskripsi pemasaran secara eksplisit tidak menjelaskan tentang dinamika proses yang di butuhkan untuk memformulasi dan mengimplementasi strategi pemasaran. Peran seorang menejer pemasaran dalam kaitannya dengan proses perencanaan pemasaran adalah mengidentifikasin kesempatan dan kemudian menterjemakan kesemapatan tersebut kedalam bentuk setrategi pemasaran.
Secara ringkas,perencanaan pemasaran dapat terjadi pada dua tingkat: tingkat produk dan tingkat koporasi.pada tingkat produk,tugas utamanya adalah melakukan identifikasi kesempatan untuk menciptakan produk baru atau revitalisasi produk yang sudah ada. Kedua produk inilah yang merupahkan tanggung jawab manajer madya atau dalam dalam hal ini manajer pemasaran. Sedangkan pada tingkat korporasi,perencanaan pemasaran di rencanakan pemasaran di arahkan untuk evaluasi total bauran produk perusahaan. Perencanaan pemasaran pada tingkat korporat adalah merupahkan alat yang di pergunakan untuk menentukan langkah dan pencapaian tujuan perusahaan dalam jangakah panjang. Dengan kata lain,perencanaan menejer yang pada akhirnya memungkinkan perencanaan pemasaran pada tingkat produk . itu sebabnya perencanaan pemasaran pada tingkat koporat adalah merupahkan tanggung jawab manajer puncak.
 Perencanaan pemasaran pada tingkat produk
Proses perencanaan pemasaran pada tingkat produk secara singkat:
• Identifikasi kesempatan pemasaran
• Focus perencanaan pemasaran: -pengembangan produk baru
-memperluas lini produk
-revittalisasi merek produk yang ada
• Pengembangan strategi pemasaran :-identifikasi segmen pasar
-menentukan target pasar
-penetapan posisi produk
-pengembangan bauran pemasaran
• Evaluasi dan pengendalian
Tujuan pemasaran
Penetapan tujuan pemasaran di lakukan sebagai pegangan dasar bagi manajer madya di dalam memformulasi strategi. Proses penetapan tujuan ini dapat di lakukan dengan melakukan identifikasi kesempatan yang memungkinkan perusahaan dapat mengembangkan manfaat maksimum di bidang pesaing.
Proses identifikasi kesempatan pemasaran pada dasarnya adalah menggali lebih jauh tentang kebutuhan manusia yang belum terpenuhi dengan produk yang ada. Hal ini berarti peran riset pemasaran sangat menentukan kejelian pemasar dalam menentukan tingkat kebutuhan masyarat yang belum terpenuhi.

Focus perencanaan pemasaran
Setelah melakukan identifikasi kesempatan,manajemen harus menentukan focus perencanaan pemasaran yaitu apakah kesempatan pemasaran tersebut dilakukan dengan mengembangkan produk baru atau mengembangkan produk yang sudah ada. Secara singkat focus perencanaan pemasaran di arahkan pada tiga hal:
I. Pengembangan produk baru
II. Memperluas lini produk yang sudah ada
III. Revitalisasi meerek produk yang ada
Pengembangan strategi pemasaran
Strategi pemasaran adalah merupahkan hasil dari perencanaan pemasaran. Pengembangan strategi pemasaran memerlukan serangkaian tahapan: identifikasi segmen pasar,target pasar,penentuan posisi produk,dan formulasi bauran pemasaran.
Evaluasi dan pengendalian
Proses evaluasi dan pengendalian pada prinsipnya adalah mencari bentuk kesesuaian antara pendapatan dan biaya-biaya pemasaran yang nyata dan prakiraan. Proses penyesuaian mungkin perlu di lakukan apabila volume penjualan yang di peroleh di bawah target atau biaya-biaya pemasaran melebihi ekspektasi.
Perencanaan pemasaran pada tingkat korporat
Proses perencanaan pemasaran pada tingkat korporat dalam hal ini di lakukan untuk dapat memperoleh kesesuaian antara kesempatan investasi dan sumber daya perusahaan.
Penentapan tujuan umum perusahaan
Kinerja pemasaran produk baru atau produk perusahaan yang sudah ada akan di tentukan oleh beberapa criteria yang berada antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Evaluasi Alternatif kesempatan pasar
Perencanaan pemasaran pada tingkat korporat juga harus melakukan penilaian terhadap alternative kesempata pasar yang ada.
Pengembangan strategi pemasaran pada tingkat korporat
Perencanaan pemasaran,seperti sudah di sebut pada bagian awal,adalah merupakan guidelines bagi pertumbuhan perusahaan dalam jangkah panjang. Perusahaan dapat menempuh beberapa strategi pertumbuhan tergantung pada konsentrasinya pada revitalisasi produk yang ada,pengembangan produk baru,atau akuisisi eksternal untuk kegiatan bisnis yangbaru.
Evaluasi dan pengendalian
Strategi pertumbuhan yang di kembangkan pada tingkat korporat masyarakat bahwa kebutuhan dana harus dapat di alokasikan pada berbagai periode waktu. Pada akhir perode perencanaan, manajer puncak kemudian harus memberikan penilaian atas kinerja yang di capai dengan ekspektasi awal yang di tunjukan pada prakiraan.

prilaku konsumen akhir dan implikasi strategi pemasaran(usaha besar)

Prilaku konsumen akhir dan implikasi strategi pemasaran
Penetapan strategi akan tergantung pada bagaimana proses keputusan di lakukan oleh pembeli. Implikasi strategi perilaku konsumen akhir akan dapat di lihat apakah konsumen mengambil keputusan pembelian dalam situasi yang komplek ,atas dasar kebiasa’an ,atau karena tidak banyak membutuhkan pertimbangan khusus untuk melakukan pembelian .
Pengambilan keputusan kompleks
Proses pengambilan dalam situasi yang komplek pada umumnya akan menganut pola yang di sajikan seperti contohdi bawah ini:
• Kebutuhani
• Pemrosesan informasi oleh konsumen
• Kebutuhan
• Pemrosesan informasi oleh konsumen
Semua ini saling berhubungan sebagai pengambilan keputusan
 Munculnya kebutuhan akan suatu produk dapat di sebabkan factor demografis,psikografis,atau factor lingkungan ekternal lainnya.sebagai contoh kelompok masyarakat yang tergolong ekskutif muda di Indonesia pada generasi 90-an kini bercirikan workaholic atau “gila kerja” dan obsesif.artinya,tidak mengenal lelah untuk bekerja dan bahkan cenderung terlalu demontratif serta”ngotot”dalam pekerja’an.Gaya hidup dari kalangan eksekutif muda ini pada gilirannya mendorong munculnya eksekutif muda berbagai kebutuhan eksekutif muda profesional. Misalnya kendara’an,alat komunikasi,dan hidup.
 Adanya kebutuhan yang belum terpenuhi akan mendorong seseorang untuk mencari informasi dan lebih tanggap terhadap rangsangan atau stimuli yang berkaitan dengan pemenuhan keutuhan itu. Hal itu dapat bersumber dari iklan ,teman,salesman,dan sebagainya. Informasi baru yang di peroleh calon konsumen mungkin saja merubah sikap terhadap merek produk tertentu atau mungkin juga menjadikan konsumen tersebut sadar terhadap adanya berbagai pilihan produk.
 Konsumen akan melakukan evaluasi terhadap berbagai merek produk yang di peroleh selama proses pencarian informasi. Merek produk di evaluasi atas dasar berbagai criteria dalam upaya pemenuhan kebutuhan. Sebagai contoh,pembeli kamera akan mempertimbangkan kualitas lensa,kecepatan,aperture,kemudahan menggunakan,dan harga sebagai dasar evaluasi.
 Proses pembelian dilakukan setelah dilakukan evaluasi terhadap berbagai criteria. Pembelian itu sendiri sebenernya merupahkan keputusan yang kompleks dan tidak dapat begitu saja di lakukan oleh konsumen dengan segara. Konsumen yang mempertimbangan membeli kendara’an bermotor mungkin saja tidak langsung melakukan pembelian,walaupun toh sebelumnya sudah melakukan pemrosesan evaluasi terhadap berbagai merek. Dasar pertimbangannya mungkin adalah factor keuangan,waktu,dan tambahan informasi yang mungkin di peroleh.

 Perilaku pasca pembelian adalah merupahkan proses evaluasi setelah seorang konsumen mempelajari dan mengetahui lebih dalam tentang produk yang di beli. Tiga kemungkinan hasil evaluasi pasca pembelian: kepuasan,ketidak puasan,dan pertentangan(dissonance). Indicator adanya kepuasan atau ketidakpuasan konsumen dapat di lihat dari tingkat pembelian ulang terhadap produk perusahaan. Konsumen cenderung melakukan pembelian ulang apabila ia mendapat kepuasan atas produk yang di beli,demikian sebaliknya. Sedang dissonance adalah penerima’an informasi yang negative atau terhadap bertentangan terhadap merek produk yang sudah di beli. Sering informasi tersebut berakibat timbulnya keraguan terhadap produk setelah pembelian. Misalnya,anggap saja seorang konsumen baru saja membeli sebuah laser disc merek tertentu. Sesaat setelah pembelian,ia menerimah informasi dari seorang teman yang mengatakan bahwa merek laser disc yang di beli sering mengalami kerusakan teknis seperti halnya yang di miliki teman tersebut. Dalam kondisi semacam itu,secara alami konsumen yang baru saja membeli laser disc akan merasa mengambil keputusan yang salah. Banyak konsumen mencoba mengurangi dissonance dengan cara melupakan informasi yang di peroleh atau secara selektif menginterpretasikan sehingga tidak menimbulkan konflik dengan keputusan pembelian yang telah di lakukan. Fungsi strategi pemasaran dalam hal ini adalah mengurangi perasaan bertentangan atau dissonance dengan cara memperkuat kembali alasan pembelian produk yang telah dilakukan sebelumnya. Kalau demikian halnya,maka apa yang dapat dilakukan oleh seorang pemasar untuk mengurangi dissonance?
 Memberikan garansi yang memadai dan meyakinkan terhadap pelayanan purna jual yang baik
 Mengiklankan kualitas produk yang dapat di percaya untuk menambah keyakinan pembelian sebelumnya.
 Menindak lanjuti pembelian dengan cara melakukan kontak langsung untuk memastikan bahwa konsumen memahami tentang penggunaan produk.
Segmentasi pasar
Studi tentang proses keputusan pembelian di lakukan dapat dipergunakan untuk menetukan segmen pasar dan pada akhirnya target pasar yang akan di layani dengan produk dengan produk perusahaan. Sebagai contoh,dalam pembelian kamera,informasi yang di peroleh mungkin dapat di pergunakan untuk membagi pasar kamera berkualitas ke dalam dua segmen:feature-oriented segment, dan self confidence,quality-oriented segment.
Pengembangan produk
Pemahaman terhadap kebutuhan konsumen akan berpengaruh terhadap proses pengembangan produk.
Penempatan posisi produk dalam persaingan
Pemahaman terhadap proses keputusan pembelian yang kompleks juga akan menentukan ketepatan pemasar untuk memilih dan menempatkan posisi produk dalam persaingan.

Analisis
Perusahaan besar karena ini adalah strategi dalam menarik sebuah konsumen supaya tidak berpindah keproduk lain strategi ini ia hanya untuk kalangan atas yang sudah memiliki pendapatan yang cukup tinggi persaingannya sangat ketat dengan strategi yang ia buat konsumen agar meras terpuaskan dalam mengambil keputusan tersebut dengan memilih produk tersebut.

Kepustakaan

Al ries dan jack trout,bottom-up marketing,A plume Book,new York,1990.
Harper W.Boyd,jrdan orville C.walker,jr,marketing Management:A strategic Approach,Ricard D.irwin,Homewood,Illinois,1990.
Henry Asseal,marketing management:strategic and action,kent publishing company,Boston MA ,1995.

Kamis, 12 Agustus 2010

fatma suhardini

Di informasikan bahwa yang namanya fatma suhandini asal jogjakarta di sama temennya yang bernama Andy juwendi yang berasal dari indramayu harap menghubungi saya berita berikutnya bisa menghubungi 087877040779.
berita ini sangat penting semoga temen-temen bisa bantu.
atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Selasa, 27 Juli 2010

ramadhan telah tiba

selamat ramadhan telah tiba semoga semua amal kita di teriam di sisi Allah...
menjadi manusia yang lebih baik lagi...

Senin, 19 April 2010

syari'ah

Pemasaran Syariah

Akhir-akhir ini sebuah konsep marketing syariah mulai merebak di instansi-instansi bisnis syariah. Konsep marketing syariah ini mulai mengemuka ketika bisnis asuransi mulai membuka bisnis syariah.

Marketing syariah sendiri menurut definisi adalah adalah penerapan suatu disiplin bisnis strategis yang sesuai dengan nilai dan prinsip syariah. Jadi marketing syariah dijalankan berdasarkan konsep keislaman yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW. Menurut Hermawan Kartajaya, nilai inti dari marketing syariah adalah Integritas dan transparansi, sehingga marketer tidak boleh bohong dan orang membeli karena butuh dan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan, bukan karena diskonnya.

Pemasar adalah garis depan suatu bisnis, mereka adalah orang-orang yang bertemu langsung dengan konsumen sehingga setiap tindakan dan ucapannya berarti menunjukkan citra dari barang dan perusahaan. Namun sayangnya pandangan masyarakat saat ini menganggap pemasar diidentikkan dengan penjual yang dekat dengan kecurangan, penipuan, paksaan dan lainnya yang telah memperburuk citra seorang pemasar. Tidak terelakkan lagi banyak promosi usaha-usaha yang kita lihat sehari-hari tidak menjelaskan secara detail tentang produknya, yang mereka harapkan adalah konsumen membeli produk mereka dan banyak dari konsumen merasa tertipu atau dibohongi ketika mencoba produk yang dijual pemasar tersebut. Apabila ini terus berlanjut maka akan mungkin terjadi lagi kasus seperti Enron, Worldcom dan lainnya yang akan menghancurkan sebuah perusahaan. Sekarang jelaslah akan pentingnya sebuah nilai integritas dan transparansi seperti yang dikatakan Hermawan Kartajaya diatas agar bisnis berjalan lancar.

Konsep marketing syariah sendiri sebenarnya tidak berbeda jauh dari konsep pemasaran yang kita kenal. Konsep pemasaran yang kita kenal sekarang, pemasaran adalah sebuah ilmu dan seni yang mengarah pada proses penciptaan, penyampaian, dan pengkomunikasian values kepada para konsumen serta menjaga hubungan dengan para stakeholdersnya. Namun pemasaran sekarang menurut Hermawan juga ada sebuah kelirumologi yang diartikan untuk membujuk orang belanja sebanyak-banyaknya atau pemasaran yang pada akhirnya membuat kemasan sebaik-baiknya padahal produknya tidak bagus atau membujuk dengan segala cara agar orang mau bergabung dan belanja. Berbedanya adalah marketing syariah mengajarkan pemasar untuk jujur pada konsumen atau orang lain. Nilai-nilai syariah mencegah pemasar terperosok pada kelirumologi itu tadi karena ada nilai-nilai yang harus dijunjung oleh seorang pemasar.

Marketing syariah bukan hanya sebuah marketing yang ditambahkan syariah karena ada nilai-nilai lebih pada marketing syariah saja, tetapi lebih jauhnya marketing berperan dalam syariah dan syariah berperan dalam marketing. Marketing berperan dalam syariah diartikan perusahaan yang berbasis syariah diharapkan dapat bekerja dan bersikap profesional dalam dunia bisnis, karena dengan profesionalitas dapat menumbuhkan kepercayaan kosumen. Syariah berperan dalam marketing bermakna suatu pemahaman akan pentingnya nilai-nilai etika dan moralitas pada pemasaran, sehingga diharapkan perusahaan tidak akan serta merta menjalankan bisnisnya demi keuntungan pribadi saja ia juga harus berusaha untuk menciptakan dan menawarkan bahkan dapat merubah suatu values kepada para stakeholders sehingga perusahaan tersebut dapat menjaga keseimbangan laju bisnisnya sehingga menjadi bisnis yang sustainable.

Dalam hal teknisnya marketing syariah, salah satunya terdapat syariah marketing strategy untuk memenangkan mind-share dan syariah marketing value untuk memenangkan heart-share. Syariah marketing strategy melakukan segmenting, targeting dan positioning market dengan melihat pertumbuhan pasar, keunggulan kompetitif, dan situasi persaingan sehingga dapat melihat potensi pasar yang baik agar dapat memenangkan mind-share. Selanjutnya syariah marketing value melihat brand sebagai nama baik yang menjadi identitas seseorang atau perusahaan, sehingga contohnya perusahaan yang mendapatkan best customer service dalam bisnisnya sehingga mampu mendapatkan heart-share.

Konsep marketing syariah ini sendiri saat ini baru berkembang seiring berkembangnya ekonomi syariah. Beberapa perusahaan dan bank khususnya yang berbasis syariah telah menerapkan konsep ini dan telah mendapatkan hasil yang positif. Kedepannya diprediksikan marketing syariah ini akan terus berkembang dan dipercaya masyarakat karena nilai-nilainya yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat yaitu kejujuran.








Pengertian Syariah
HTI-Press. Kata syariah yang sering kita dengar adalah pengindonesiaan dari kata Arab, yakni as-Syarî’ah al-Islâmiyyah. Karena asalnya dari kata Arab maka pengertiannya harus kita pahami sesuai dengan pengertian orang-orang Arab sebagai pemilik bahasa itu. Tentu tidak boleh kita pahami menurut selera orang Indonesia. Karena yang lebih mengetahui pengertian bahasa itu adalah pemilik bahasa itu sendiri. Jadi orang non arab untuk memahami istilah syariah itu harus merujuk kepada pengertian orang arab.

Menurut Ibn al-Manzhur yang telah mengumpulkan pengertian dari ungkapan dalam bahasa arab asli dalam bukunya Lisân al’Arab . secara bahasa syariah itu punya beberapa arti. Diantara artinya adalah masyra’ah al-mâ’ (sumber air). Hanya saja sumbr air tidak mereka sebut syarî’ah kecuali sumber itu airnya sangat berlimpah dan tidak habis-habis (kering). Kata syarî’ah itu asalnya dari kata kerja syara’a. kata ini menurut ar-Razi dalam bukunya Mukhtâr-us Shihah, bisa berarti nahaja (menempuh), awdhaha (menjelaskan) dan bayyan-al masâlik (menunjukkan jalan). Sedangkan ungkapan syara’a lahum – yasyra’u – syar’an artinya adalah sanna (menetapkan). Sedang menurut Al-Jurjani, syarî’ah bisa juga artnya mazhab dan tharîqah mustaqîmah /jalan yang lurus. Jadi arti kata syarî’ah secara bahasa banyak artinya. Ungkapan syari’ah Islamiyyah yang kita bicarakan maksudnya bukanlah semua arti secara bahasa itu.

Suatu istilah, sering dipakai untuk menyebut pengertian tertentu yang berbeda dari arti bahasanya. Lalu arti baru itu biasa dipakai dan mentradisi. Akhirnya setiap kali disebut istilah itu, ia langsung dipahami dengan arti baru yang berbeda dengan arti bahasanya. Contohnya kata shalat, secara bahasa artinya doa. Kemudian syariat menggunakan istilah shalat untuk menyebut serangkaian aktivitas mulai dari takbirat-ul ihram dan diakhiri salam, atau shalat yang kita kenal. Maka setiap disebut kata shalat, langsung kita pahami dengan aktivitas shalat, bukan lagi kita pahami sebagai doa.

Kata syarî’ah juga seperti itu, para ulama akhirnya menggunakan istilah syarîah dengan arti selain arti bahasanya, lalu mentradisi. Maka setiap disebut kata syarî’ah, langsung dipahami dengan artinya secara tradisi itu. Imam al-Qurthubi menyebut bahwa syarî’ah artinya adalah agama yang ditetapkan oleh Allah Swt untuk hamba-hamba-Nya yang terdiri dari berbagai hukum dan ketentuan. Hukum dan ketentuan Allah itu disebut syariat karena memiliki kesamaan dengan sumber air minum yang menjadi sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Makanya menurut Ibn-ul Manzhur syariat itu artinya sama dengan agama.

http://hizbut-tahrir.or.id/2008/09/20/pengertian-syariah/